03 Oktober 2014

The Spiderwick Chronicles

Movie Poster
Mengingat umurku yang sudah kepala dua dan buku ini yang sudah lebih dari sepuluh tahun menjadi bahan bacaan anak-anak serta filmnya yang terbit sejak 2008, pertanyaan terbesar buatku adalah: kemana saja aku? Kenapa baru membacanya sekarang? Lalu terlintas pikiran lagi bahwa lebih baik sekarang daripada tidak sama sekali. Yah, paling tidak aku sempat membacanya.

Seri ini terdiri atas lima buku tipis, sekitar seratus dua puluh halaman saja dalam setiap bukunya. Di buku kelima, ada lebih dari seratus lima puluh halaman. Yang membuatku harus membaca kelimanya adalah cerita yang sambung-menyambung. Begini, ada buku atau lebih tepatnya novel serial yang bisa mulai membacanya dengan acak. Tetapi seri ini aku memutuskan tidak mengerti makna ceritanya bila tidak dibaca secara beruntun. 

Karena bukunya tipis dan lebih banyak ilustrasi gambarnya yang ciamik dan menggugah, aku jadikan satu saja ulasan dari setiap bukunya. Dan, berikut adalah ulasanku dari setiap buku itu.

***
Sampul
Judul : Panduan Lapangan
Judul Asli : The Field Guide (The Spiderwick Chronicles, #1)
Pengarang : Holly Black & Tony DiTerlizzi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2004
Dibaca : 26 September 2014
Rating : ★★★

Brownie, makhluk legendaris yang populer
dalam cerita rakyat sekitar Skotlandia dan Inggris.
  
Pada bagian awal, pembaca disuguhkan berkas dari Holly Black, sang penulis, yang menyebutkan bahwa dia dan Tony, ilustrator pada buku ini, mendapatkan surat dari tiga bersaudara yang hidup berdampingan dengan makhluk-makhluk seperti peri. Selain itu ada pula isi surat yang ditulis oleh tiga bersaudara itu. Mereka adalah Jared, Simon, dan Mallory Grace. Awal yang bagus untuk membuat pembaca semakin tertarik untuk cepat-cepat mengetahui apa yang Grace Bersaudara itu alami.

Cerita di buku satu ini sederhana. Bahkan aku tidak menemukan makhluk-makhluk yang disebutkan itu hingga menuju akhir cerita. Ketika ada sejenis brownie bernama Thimbletack yang menghuni rumah yang baru ditinggali keluarga Grace ini. Sedikit membosankan di buku ini.

Bagian serunya adalah ketika Jared menemukan buku tua yang berjudul: Panduan Lapangan Arthur Spiderwick bagi Dunia Fantastis di Sekitarmu. Dan hal itu menjadi awal Grace Bersaudara menemukan makhluk-makhluk aneh di sekitar rumah tua Spiderwick.

***
Sampul
Judul : Batu Penglihatan
Judul Asli : The Seeing Stone (The Spiderwick Chronicles, #2)
Pengarang : Holly Black & Tony DiTerlizzi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2004
Dibaca : 27 September 2014
Rating : ★★★★

Goblin, sejenis makhluk supernatural
yang buas dan ganas.
Setelah menemukan Panduan Lapangan di buku pertama, Grace Bersaudara mulai mendapat masalah. Simon diculik oleh makhluk tak kasat mata. Jared dan Mallory tentu saja harus mencari saudaranya itu. Tapi siapakah yang menculik Simon? Mereka harus mencari cara agar bisa melihat makhluk yang menculik Simon.

Pada saat genting itulah, dengan bantuan Panduan Lapangan, Jared dan Mallory menemukan sebuah batu yang bisa melihat makhluk-makhluk aneh, terutama makhluk aneh yang menculik Simon yang belakangan diketahui adalah kumpulan goblin.

Jared dan Mallory, dalam pencariannya menemukan Simon, bertemu dengan Hogsqueal dari jenis hobgoblin. Selain itu mereka bertemu dengan troll dan griffin. Griffin yang dinamakan Byron itu akhirnya dipelihara Simon dan disembunyikan di rumah belakang.

Keseruan itu terjadi ketika makhluk-makhluk itu datang. Sudah kuduga buku kedua ini lebih menegangkan dan penuh tanda tanya.


***
Sampul
Judul : Rahasia Lucinda
Judul Asli : Lucinda's Secret (The Spiderwick Chronicles, #3)
Pengarang : Holly Black & Tony DiTerlizzi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2004
Dibaca : 28 September 2014
Rating : ★★★★

Phooka, goblin yang dapat berubah
bentuk. Dapat ditemukan dalam
cerita rakyat Irlandia dan mitologi Welsh.
Banyak kejadian aneh setelah Grace Bersaudara menemukan Panduan Lapangan milik keluarga Spiderwick. Setelah kasus penculikan Simon yang sangat menegangkan, mereka mulai bertanya-tanya tentang bagaimana Bibi Lucinda, pemilik rumah sebelumnya, bisa bertahan dan akhirnya masuk rumah sakit jiwa.

Bibi Lucinda menjelaskan rahasia-rahasia tentang rumahnya yang dihuni oleh makhluk-makhluk aneh, tentang siapa itu Arthur Spiderwick dan hilangnya ia bertahun-tahun lalu. Pada akhirnya Jared bertanya-tanya apa yang membuat Bibi Lucinda masuk rumah sakit jiwa padahal dia begitu normal.

Ketegangan terjadi ketika Grace Bersaudara menyusuri hutan mencari kemana hilangnya Arthur Spiderwick. Mereka malah bertemu dengan phooka dan elf. Sungguh, aku menikmati ceritanya. Pada akhirnya, mereka semakin mengerti bagaimana Panduan Lapangan sangat diinginkan oleh makhluk-makhluk selain manusia. Mungkin itulah yang membuat masalah dan keanehan muncul di rumah Spiderwick.


***
Sampul
Judul : Pohon Besi
Judul Asli : The Ironwood Tree (The Spiderwick Chronicles, #4)
Pengarang : Holly Black & Tony DiTerlizzi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2004
Dibaca : 30 September 2014
Rating : ★★★

Dwarf, ras mungil peri yang hidup di
pegunungan dan hutan yang mendalam.
Buku keempat. Keanehan terjadi lagi ketika Mallory bertanding anggar di sekolah dengan membawa ibunya, Jared, dan Simon. Keanehan itu dimulai ketika seorang anak laki-laki mirip Jared, Bukan-Jared, mencoba membuat masalah. Kemudian, Mallory hilang!

Jared dan Simon kini mencoba mencari Mallory hingga ke sarang para dwarf. Dwarf hidup abadi dan gemar membuat barang dari besi menjadi hidup; seperti anjing-anjing besi yang mencoba menghalau jalan dan pohon besi yang menjulang di sarang mereka.

Awalnya aku bertanya-tanya tentang siapa perempuan yang menutup mata dan memegang pedang di sampul buku ini. Dan, kalian akan tahu siapa perempuan itu. Cantik ya...

Yang membuatku sedikit bosan adalah jalan ceritanya yang kembali dengan penculikan anggota keluarga Grace. Di buku kedua kan sudah dengan Simon. Kenapa harus ada penculikan lagi?

Dan, Mulgarath? Oh. Kid's worst nightmare ever. Amat mengerikan.


***
Sampul
Judul : Amarah Mulgarath
Judul Asli : The Wrath of Mulgarath (The Spiderwick Chronicles, #5)
Pengarang : Holly Black & Tony DiTerlizzi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2004
Dibaca : 3 Oktober 2014
Rating : ★★★★

Ilustrasi nan ciamik!
Buku pamungkas. Benar-benar pamungkas. Setelah Grace Bersaudara pulang ke rumah, mereka menemukan rumah mereka berantakan seperti diterjang badai. Byron pun keluar dari kandangnya. Masalah semakin menjadi-jadi. Dan, ibunya hilang!

Lagi-lagi, hilang. Aku bertanya-tanya mengapa penulis sangat suka dengan kejadian kehilangan atau penculikan. Mungkin agar lebih sederhana dalam jalan cerita. Memang sih, aku sedikit bosan. Tapi kejadian itu ditutupi dengan ketegangan Grace Bersaudara menghadapi Mulgarath, pemimpin para goblin yang buas dan bengis. Sebenarnya Mulgarath itu sejenis ogre yang dapat berubah bentuk menjadi macam-macam hewan, bahkan menjadi seseorang untuk bisa mengelabui lawannya.

Dan lagi, ada naga! Naga milik Mulgarath melawan Byron. Dan akhir di buku ini bisa menjadi pelajaran untuk para pembacanya.

***

Satu lagi kisah fantasi yang dapat menumbuhkan imajinasi. Dengan ilustrasi-ilustrasi yang khas dan cerita yang sederhana tapi bermakna, serial ini bisa menjadi bahan yang bagus untuk dibaca oleh anak-anak bahkan dewasa. Banyak persan tersirat yang membuat pembaca menjadi yakin untuk berbuat baik lagi.

Spiderwick Chronicles - Tony DiTerlizzi & Holly Black
Pesan tersirat untuk memiliki jiwa kepemimpinan seperti Jared, rela berkorban dan menyayangi makhluk hidup seperti Simon, dan keberanian seperti Mallory. Bakal jadi cerita klasik di masa mendatang. Kita lihat saja...

"Aku senang bertemu kalian. Kalian anak-anak jelas mewarisi darah selalu ingin tahuku. Kalian mungkin akan menyesalinya. Sepertinya darah itu sudah membuat kalian luka-luka. Untunglah kalian bertiga sepertinya lebih berhasil menghindari masalah daripada aku." Arthur Spiderwick (Amarah Mulgarath, hal. 148-149)

Sumber Lain

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Back to Top